Archive for July, 2007

July 24, 2007
Filed Under (Kuliner) by arrie

Tahu aci biasa dikenal juga dengan sebutan tahu Slawi, tahu yang berasal dari Slawi-Kabupaten Tegal. Tapi orang Slawi sendiri tak ada yang memproduksi tahu, penjualnya pun jarang ditemui. Tahu ini diproduksi di daerah Banjaran-Adiwerna.

Tahu aci merupakan makanan berbahan dasar tahu kuning, yang ditambahkan adonan aci (kanji) yang telah dibumbui dan ditambah sedikit irisan daun kucai. Yang khas, tahu aci rasanya gurih. Uniknya, tahu aci dibuat dari tahu kuning persegi dengan sisi sekitar 7 cm, kemudian dipotong secara diagonal membentuk segitiga sama kaki. Bekas potongan tadi, ditempeli aci hingga penuh, kemudian digoreng dengan minyak goreng panas yang banyak, sehingga tahunya matang di semua sisi.

 Tahu aci itu konvensionalnya, sekarang sudah dimodifikasi, jadi tahu plethok, yaitu tahu yang salah satu permukannya dibalut aci, kemudian digoreng kering. Ada juga keripik tahu, yang dijual dalam kemasan plastik per kilogram.

Read the rest of this entry »



July 13, 2007
Filed Under (Basa Tegal, Nyante) by traju

Batir-batir kabeh, kye enyong olih lagu sing kancane aku, lagune bocah hip-hop tegal ngagnggone full basa tegal, yooi pacoy nemenlah pokoke.Lagune sing gawe OPHI Tegal, mbuh nyong be ora patia paham kue wong Tegale ngendi. Sing pasti aku salut, soale wani gawe lagu nganggo basa Tegal sing logate medok banget. Isi lagune juga lumayan ana mutune, ora mung angger ceplos tapi yaa ana pesen moral sing pengin disampekena.

Aku pertama ngrungu lagu kiye jan ngakak-ngakak terus, soale lucu terus juga nggawe kemutan karo asal-muasale dewek. Bahasane pancen bener-bener tegal banget, aku sing wis radan suwe ning Semarang be mung bisa cengar-cengir tok kemutan bahasane dewek sing mbiyen biasa dienggo tapi saiki jarang nganggo maning. Kiye secuil cuplikan lirik lagune lucu bangetlah:

Balikan…balikan… balik Jakartanan 3x

Nembe tak rasani, jebul ana taksi, mbuka lawang mburi..

Eee…laguea bocahe 2x

Dasar bocah umure dawa, dirasani kok malah teka

Rupane balikan sing Jakarta, saiki nganggo kacamata

pengrasane deweke sapa, karo kanca ora nyapa, apa matane wis buta?!?

Kiye lagu indie, enyong melu mempublikasikena lagu kiye ben wong-wong Tegal pada ngerti, bahwasane ana bocah-bocah enom Tegal sing gelem nguri-nguri bahasa Tegal, sama sekali langka tujuan nggo bisnis. Kyeh monggo diunduh



July 13, 2007
Filed Under (Nyante) by bacteria

Ini aku coba buat banner buat nge-link langsung ke blog ini. Ini masih sementara mohon pendapatnya. Terima kasih.





July 12, 2007
Filed Under (Kuliner) by wisnuwardhana

Kali ini saya mau bercerita tentang masakan sea food yang istimewa n ya ul banget…. namanya bandeng bakar madu. Tempatnya tu kalo dari kota Tegal sekitar 20 menit ke arah Jakarta, yaitu tepatnya di kawasan pantai Randusanga di Brebes. Dari jalan raya brebes ke arah utara sekitar 15 menit, tempatnya di kanan jalan, modelnya pake saung-saung gitu deh …

Di warung seafood bakar madu ini ternyata menyediakan berbagai macam jenis ikan, ada bawal, nila, kerapu ,kakap, n bandeng …. o iya ada juga udang dan semuanya itu bisa dibakar madu. mmmm…. udang yang besar besar di bakar dengan madu yang meresap ke dalam daging putihnya…. serasa maknyussssss…

Tempatnya pun aku rasa lumayan enak dengan saung saung dan angin pantai sepoi-sepoi amboi… anda bisa juga memancing sendiri dan memakan ikan hasil tangkapan anda sendiri. O iya , si empunya ini mengaku kalo warung seafoodnya buka 24 jam sehari.. so lumayan bukan buat menambah lokasi kuliner Tegal dan sekitarnya.



July 11, 2007
Filed Under (Wisata) by bacteria

 

ss.jpg

 

Guci , Apa yang anda bayangkan ketika mendengar satu kata ini ? Pertama mungkin anda akan berpikir tentang sebuah benda yang berbentuk seperti pot besar dari keramik yang sangat indah. Tapi hapus anggapan seperti itu jika anda datang ke Kabupaten Tegal .Ya,jika anda datang ke kabupaten Tegal maka anda akan mendapati bahwa Guci adalah salah satu nama objek wisata yang sangat tersohor bahkan sampai keluar kabupaten Tegal itu sendiri.Lokasi objek wisata ini tepatnya berada di desa guci kecamatan Bumijawa yaitu kecamatan paling selatan di kabupaten Tegal yang berada tepat di bawah kaki gunung Slamet(3.428 M) yaitu sekitar 30 km dari kota Slawi atau 40 km dari kota Tegal menuju ke selatan.

sd8.jpg

Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal

Kenapa dinamakan guci ?
Dulu air panas Guci adalah air yang diberikan Walisongo kepada orang yang mereka utus untuk menyiarkan agama Islam ke Jawa Tengah bagian barat di sekitar Tegal. Dinamakan guci karena air itu ditempatkan di sebuah guci (poci) dan berkhasiat endatangkan berkat,Kemudian karena air pemberian wali itu hanya sedikit, maka pada malam Jumat Kliwon, utusan wali itu menancapkan tongkat sakti ke tanah. Kemudian atas izin Tuhan, kemudian mengalir air panas tanpa belerang yang penuh rahmat ini.

sd21.jpg

Nikmati kesegaran alami objek wiasta guci

Untuk menuju objek wisata ini sangatlah mudah .Jika anda datang dari kota Tegal anda bisa langsung meuju ke arah selatan menuju ke kota slawi dan terus ke selatan menuju ke arah Bumijawa.Sesamapinya di sebuah pertigaan di desa tuwel belok ke arah kiri , ikuti saja jalan hingga anda sampai di satu pertigaan lagi dan sebuah gapura besar menanti anda untuk mulai memasuki objek wisata guci. Mudah bukan ? namun, Jika anda tidak membawa kendaraan pribadi anda tidak perlu khawatir karena dari arah kota slawi ada mobil angkutan jurusan Slawi-Guci yang langsung menuju ke objek wisata Guci.

Guci layak anda kunjungi karena saya yakin anda tidak akan menyesal berkunjung ke objek wisata ini dan anda akan merasakan objek wisata Guci yang memiliki kekhasan tersendiri di banding objek wisata lain, karena disini anda akan merasakan suasana alam pegunungan dengan kesegaran alami dan dengan pemandangan yang sangat indah. Selain itu dengan fasilitas-fasilitas objek wisata ini bisa dikatakan juga sangat lengkap mulai dari penginapan,kolam renang,hotel, lapangan tenis,bumi perkemahan,wisata hutan dll.

sd1.jpg

Salah satu sudut di objek wisata guci

Satu yang tidak boleh anda lewatkan ketika anda berkunjung ke objek wisata guci yaitu berendam di kolam air panas.Ini memang harus anda coba karena Guci memang terkenal dengan air panasnya yang alami. disini ada banyak kolam pemandian umum air hangat tapi yang palng terkenal adalah pemandian umum pancuran 13 ,Selain itu anda juga bisa berendam di pancuran tujuh .Konon jika anda berendam di air panas ini maka berbagai penyakit seperti rematik rematik,kudis,koreng,borok(??),dan penyakit kulit lainya bisa disembuhkan.

Setelah atau sebelum itu anda bisa juga berjalan-jalan keliling objek wisata yang berada lebih dari 1000 meter dpl. ini , Sehingga anda akan melihat keindahan alam guci dan merasakan kesegaran alamnya.Anda bias berjalan menelusuri hutan pinus hingga naik ke atas bukit yang ada di objek wisata ini. Jika anda ingin berjalan-jalan dengan cara yang berbeda maka dengan uang receh anda bisa menyewa seekor kuda untuk berkeliling. Tak usah khawatir jika anda tidak bisa menunggang kuda karena pemilik kuda dengan senang hati bersedia membantu anda .

sd4.jpg

Kuda , alternatif lain untuk berkeliling guci

Seusai jalan-jalan jika anda merasa lapar, andatidak perlu khawatir mencari makanan atau jajanan karena disini banyak sekali penjual makanan dari mulai warung-warung kecil sampai restoran .Pokoknya semuanya lengkap disini. Begitu pula jika anda ingin berlama-lama di objek wisata ini anda bisa menginap selama beberapa hari disini. Ada banyak sekali wisma,villa dan hotel untuk anda menginap.

Setelah anda puas tak lengkap rasanya jika anda meninggalkan objek wisata guci tanpa membeli oleh-oleh,sangat mudah untuk mendapatkan oleh-oleh disini karena disini banyak sekali penjual-penjual souvenir mulai dari kaos hingga barang-barang kerajinan yang khas guci . Selain itu juga anda bisa membeli beraneka macam makanan untuk dibawa pulang mulai dari manisan cermai,manisan pepaya bahkan hingga sayur-sayuran dan buah-buahan yang sangat segar karena dijual langsung oleh penduduk di desa guci.

At last but not least, Cobalah .Anda pasti akan terhibur.



July 10, 2007
Filed Under (Kuliner) by arrie

Di Semarang ada Soto Bangkong, Sokaraja ada Soto Lama, Purwokerto ada Soto Jalan Bank, Tegal juga punya, Soto Sedap Malam. Jangan dulu berfikir bahwa soto ini hanya enak disantap pada malam hari, siang pun tidak kalah enaknya.

Soto ini hampir sama dengan soto lainnya, isinya : kecambah (kecambahnya mirip pohon kacang ijo, gede-gede), daun bawang irisan, brambang (bawang merah) goreng, bumbu dapur semacam garam, merica, dll., plus sambal.

 

Isi utama soto, bisa daging ayam, babat kambing, atau iso (usus) kambing. Yang khas, bumbunya ditambah tauco (ampas pembuatan kecap) yang rasanya gurih dan membuat kuah soto jadi terlihat tidak jernih. Di atasnya, ditaburi tulang ayam yang telah digoreng kering renyah.
Per porsi dijual Rp 6.000, sudah sekalian nasi/lontong. Penyajiannya dengan mangkuk kecil a la china. Berhubung tempat penyajiannya kecil, maka terlihat semangkuk penuh.

Penjual soto ini banyak di daerah Talang, yang asli Pak Daan Jenggot, yang warungnya bersebelahan dengan rumah tua, barat jalan. Di sebelah selatan Pak Daan ada warung soto milik anaknya Pak Daan. Di sebelah selatannya lagi ada warung soto milik mantan pegawainya Pak Daan yang membuka warung sendiri. Ada warung soto Pak Amir, di seberangnya Pak Jenggot, timur jalan. Di timur kawedanan Adiwerna juga ada. Ada lagi di sebelah selatan perempatan Slawi Pos, di timur jalan.