Asli Tegal
Jika anda seorang perantau atau setidaknya tinggal di luar daerah, rasanya jamak jika ditanya darimana asalnya. Seperti saya misalnya yang sudah hampir 12 tahun tinggal di negeri orang, sering orang –orang menanyakan darimana saya berasal. Nah ketika saya katakan aslinya dari “tegal” selalu dapat tanggapan yang beragam, seperti:
- Ngapak-ngapak
- Warteg
- Guci
- Poci
- Parto
- Tahu
- Pilus
Saya dengar pertama kali saat tinggal di Jogja, dan rata-rata orang jogja, solo, semarang serta jawa timur memberikan komentar ini. Dan sebagian biasanya menambahi “inyong–pangiyongan”
Ini adalah komentar standar, dan biasanya mereka bilang “wah Bos warteg nih?” Tapi beberapa orang suka bertanya yang saya pikir konyol. Mereka bertanya kalo di Tegal “warteg” namanya apa?
Nah, kalo yang ini biasanya mereka yang sudah pernah merasakan khasiat belerang dari lereng slamet.
Jelas ini adalah tanggapan mereka para penikmat “wasgitel”, biasanya mereka suka bertanya dimana letak kebun tehnya.Masih menanyakan itu karena tegal adalah dataran rendah dan berhawa panas.
Dulu saat saya masih kuliah di Jakarta teman-teman saya sering meminta untuk bicara dalam bahasa tegal katanya lucu mirip parto. Emang parto orang tegal?
Biasanya komentar ini dilontarkan oleh mereka yang pernah dapet oleh-oleh tahu aci.
Mirip dengan mereka yang berkomentar tentang tahu, tapi biasanya lebih banyak ibu-ibu dan mereka yang hobi makan bakso.
Selain itu sebenarnya masih ada beberapa komentar atau tanggapan dari orang-orang seperti: soto pak jenggot, sate,kacang bogares,sampai dodol atau telor asin.Meskipun beberapa orang dalam member tanggapan ada yang bernada merendahkan atau mengolok-olok tapi saya tidak pernah malu atau berkecil hati,. Akan tetap saya katakan ke semua orang yang bertanya “inyong asli tegal”! dan saya bangga mengatakannya.

38 comments so far
Leave a reply