Randu Alas
Dalam bahasa latin dikenal dengan istilah bommbax ceiba ada juga yang menyebutnya Bombax malabaricum tapi dari kecil saya mengenalnya dengan nama RANDU ALAS.

Pohon ini sebenarnya seperti umumnya pohon kapuk randu yang biasa dijadikan sebagai bahan untuk membuat kasur atau bantal. Yang membedakan adalah ukurannya baik tinggi maupun diameternya lebih besar dari jenis pohon randu biasa.Dan randu alas ini sering ditemui dihutan atau perbukitan makanya orang menamakan randu alas.
Nah , yang akan saya ceritakan ini adalah pohon randu alas yang terletak di daerah slawi. Jika anda melewati jalan protokol Slawi-Purwokerto akan mudah mengenalinya karena letaknya yang dipinggir jalan dan ukurannya yang besar.
Tidak seperti namanya (alas) ia tumbuh di daerah pemukiman penduduk. Sewaktu saya kecil, zaman keemasan porkas dan sdsb tempat ini terkenal untuk mereka yang nglothang demi untuk mendapatkan wahyu impen untuk dijadikan kode buntut, berjudi mengundi nasib. Selain itu tempat ini sempat dikeramatkan karena sekitarnya semak belukar yang semrawut. Tetapi sekarang sudah tidak lagi, sudah rapi dan bersih.
Sayangnya keberadaan randu alas yang cukup unik ini belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai alternatif rekreasi atau hiburan. Mengingat di dekat keberadaan randu alas ada toko penjual macam-macam makanan khas tegal, salah satu yang paling dikenal oleh masyarakt slawi adalah tahu pletog randu alas.
Semoga para pejabat pemda kabupaten tegal segera menata dan mengelola keberadaannya agar dapat dijadikan sebagai salah satu objek atau tempat yang menarik perhatian masyarakat. Yang pasti randu alas akan tetap terdiam kokoh misterius menjulang menatap langit.

18 comments so far
Leave a reply