Archive for January, 2009

January 23, 2009
Filed Under (Basa Tegal) by kanghasan

Salah sijine anggota waroengtegal.org rada kesel karo wong-wong sing pahda ngeledhek atawa ngguyu angger dheweke ngomong nganggo basa Tegal. Dianggep lucu, kasar, sing akhire dadi marahi kagok. Apamaning nagger arep ngomong ning kalangan kanca-kanca sing basa jawane alus (?), kudu siap-siap digeguyu. Malah ana anekdot kaya kiye ” ayu-ay kok kari ngomong gemluthuk kaya wong mangan krupuk” he..he..he…Wah, dianggepe yen logat omongane tegalan (banyumasan) mesthi uwonge ya pada kasar lan brangasane.

Kue kabeh kenyataan. Masalahe bener apa ora yen basa Tegal(an) kue pancen lucu tur kasar? lucune nang endi, kasare nang sebelah endi.

Ndeyan, anggepane wong karo basa Tegal sing ngapak-ngapak kue kepengaruh karo siraran tipi. Kan akeh kueh, mulai sinetron sampai acara lawak-lawakan sing nganggo gong lucu-lucuane tokoh atawa karakter peran wong Tegal. Contone sing jelas ya, Patrio sing nempataken Parto nganggo karakter Tegal. Ana maning Cici Tegal (Sumpah!, wong kiye asli Betawi) sing angger ngomong logate ditegal-tegalna. Jaman gemiyen ana Khaliq (grup lawak Pelita) sing macak bego nanggo logat tegal (jarene sih Kang Khaliq kye asline wong Slawi?). La, nang acara-acara kue kan basa Tegal dadi bahan guyonan (apa olok-olokan?). lewat acara-acara kue mau basa Tegal jan jane go public lan tambah dikenal masyarakat kabeh sa Indonesia. Sayange, sing ditampilaken mung sisi konyol atawa sisi lucune thok. Istilahe, angger ana karakter Tegalan nang sinetron kue tugase kur dinggo mancing lelucon. Lha, kan kurang afdol? Dianggepe basa Tegal kue lucu (akhire padha nganggep Wong Tegal ya kurang luwih padha bae karo gambaran sinetron).

Kasar? sebelah endine? Angger ngrungokaken basane wong terminal atawa koplak ya ning bae tempate mesthi beti (beda tipis). Utawa angger dibandingna karo basa jawa mataraman ya pancen sejen. Nha, nang kene kyeh masalahe. Read the rest of this entry »



January 15, 2009
Filed Under (Nyante, Opini) by wildanoke

Oleh : Wildan Hermawan

“ Assalamu’alaikum Wr. Wb. Keajaiban yang saya terima – sebagai orang awam saya lebih suka menyebut diri saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, tentu harus saya syukuri. Kalau toh terpaksa menyebut status, Bupati misalnya, sekali lagi terpaksa, saya lebih suka juga menyambut siapapun dengan “sama-sama manusia, sama-sama makhluk Tuhan”. Maka berinteraksi dalam bentuk apapun dengan siapapun termasuk melalui dunia maya ini menurut saya adalah bentuk lain ungkapan rasa syukur. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.“ Itulah prolog ketika pertama saya membuka sebuah blog.

Dan ini bukan blog milik orang sembarangan, seorang bupati masih sempat memposting dan mengupdate sebuah blog.Cobalah anda buka internet dan cari dengan mesin pencarian google, disitu akan menemukan beberapa blog dengan nama agusriyanto, tetapi dari sekian blog tersebut satu diantaranya adalah blog milik seorang bupati di daerah Jawa Tengah, tepatnya bupati Tegal Agus Riyanto,S.Sos,MM. silahkan anda buka  www.agusriyantotegal.multiply.com

 

 

Suatu kehormatan bila beliau juga sempat berkunjung ke tempat saya dan bertemu saya (lewat blog ) tanpa ada prosedur berbelit dan pengawalan seorang Satpol atau Bodyguard. karena saya hanya seorang warga  biasa yang kebetulan juga tinggal di kabupaten Tegal. Read the rest of this entry »



January 03, 2009
Filed Under (Wisata) by arrie

Pantai Alam Indah (PAI) adalah salah satu objek wisata pantai di Tegal yang terletak di sisi utara Kota Tegal. Keberadaan objek wisata PAI di Tegal memberikan warna tersendiri yang melekat bersama semboyan Tegal Bahari. Sekilas tentang penampilan PAI dulu, PAI merupakan pantai berpasir yang cukup landai, letaknya bersebelahan dengan pelabuhan lama Tegal. PAI dilengkapi anjungan untuk melihat laut lebih dekat. Dulu di dalam area wisata PAI masih ada mini zoo, tapi entah sejak kapan, tak ada penghuninya lagi. Sebuah panggung hiburan juga terbengkalai jarang digunakan untuk pertunjukan. PAI tak cukup menarik selain hawa sejuk pantai yang dimilikinya.


Akhir 2008 PAI bersolek. Objek wisata yang dulunya hanya menawarkan pemandangan Laut Jawa dengan fasilitas pendukung terbatas ini, sekarang berhiaskan Monumen Bahari yang diletakkan tepat setelah pintu masuk. Sekarang, PAI tidak hanya dapat dinikmati oleh muda-mudi yang mau nonton konser di tanah lapang PAI, namun keluarga dengan anak-anak kecil dapat mendapat sajian baru untuk wahana bermain sekaligus belajar.

Monumen Bahari ini diharapkan memperkaya pengetahuan masyarakat Tegal khususnya tentang kebaharian. Selama ini, pemandangan yang disuguhkan di PAI hanya sebatas mercusuar tua dengan kapal-kapal nelayan di pelabuhan lama. Sekarang, begitu masuk ke pelataran PAI, pengunjung akan disambut tank MARINIR, kemudian repelika kapal berikut jangkarnya, pesawat tempur, dan beberapa peralatan TNI lainnya. Selain itu, di sisi timur, telah dibangun wahana permainan air dengan ember tumpah yang berbentuk poci, poci Tegal pastinya. Wahana ini kental sekali dengan nuansa pantai Tegal, selain ember tumpah berbentuk poci, juga terdapat bangunan dengan dinding menyerupai cangkang kerang laut, tentu saja dalam wujud yang besar.


Coba saja berkunjung ke PAI, untuk sekedar melihat dan berfoto dengan tank, merasakan mandi di kolam renang melintasi papan luncur berkelok-kelok dari ketinggian lalu diguyur air poci, atau hanya ingin menghirup udara pantai Tegal. Bingung dimana tempatnya? Tanyakan pada masyarakat Tegal, pasti tau.