Archive for March, 2009
March 30, 2009
Ada calon ikon baru dari kabupaten Tegal, Kalo di dunia seni kita semua mengenal Ki Enthus “Dalang Mbeling” Susmono. Nah di tayangan The Master RCTI muncul sosok misterius dari magician kontestan acara tersebut. Pada tayangan The Master session kedua yang tayang setiap jum’at jam 21:30 ini terdapat penampilan Mr Limbad. Limbad tinggal hanya 200an meter dari tempat tinggal Pak Bhanu di Tegal. Tepatnya di desa Dukuhwringin kecamatan Slawi. Dan yang saya tahu, dia adalah magician yang dalam aksinya me”mutilasi” tubuh manusia dan mengembalikannya ke bentuk semula, seperti potong jari, tangan, bahkan leher. Bisnis pertunjukan Magic-nya sering berkeliling ke pelosok negeri mengikuti keramaian seperti Pasar malam, pameran pembangunan, dsb. Bahkan Angger, sang adik ipar bahkan kerap ngamen sulap di jalan Malioboro Jogja.
March 26, 2009
Di daerah wisata seperti di OW. Guci Kabupaen Tegal yang berhawa sejuk pasti punya daya tarik tersendiri yang membuat para pengujung ketagihan. Apalagi didukung dengan sarana infrastruktur yang cukup memadai seperti jalan menuju lokasi yang cukup lebar dan beraspal halus, penginapan terjangkau, kolam renang air panas, panggung hiburan, tempat ibadah, dan tak ketinggalan hampir semua sinyal provider penyedia layanan komunikasi juga sudah tersedia, semakin menambah kenyamanan bagi wisatawan. Daya tarik Guci sebagai obyek wisata yaitu keindahan alam yang mempesona, sumber air panas sepanjang tahun, hawa sejuk dan udara segar yang sekarang susah didapatkan di kota besar. Tidak hanya itu, bagi para pecinta kegiatan di alam bebas adanya fasilitas bumi perkemahan, arena outbond serta jalur pendakian gunung Slamet, Guci merupakan surga untuk menyalurkan hobinya.
Tak lengkap rasanya jika sebuah obyek wisata tanpa adanya oleh-oleh dan makanan yang khas. Di Guci oleh-oleh yang biasa diburu para wisatawan adalah hasil pertanian dan perkebunan yang masih segar, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang biasanya baru dipetik dari pohonya, bahkan ada juga kebun strawberry yang memanjakan pengunjungnya dengan memetik sendiri buah strawberry dari kebun. Anda juga bisa membeli berbagai souvenir kerajian tangan, kaos/baju bertuliskan Guci, dan pernak-pernik aksesoris cantik. Selain itu ada juga jajanan biasa dijadikan buah tangan seperti manisan papaya, manisan ciremai, keripik bayam, peyek, intip goreng dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu makanan khas daerah hawa dingin seperti bakso, mie ayam, jagung baker/rebus juga tersedia, ada juga sate kambing khas Tegal terkenal empuk itu.
Satu lagi yang selalu membuat ketagihan sewaktu berkunjung ke Guci yaitu LONTEWANCENG, eitssss jangan ngeres dulu mendengar kosakata itu, mau tau nahh ini dia….
March 16, 2009
Filed Under (Komunitas) by irfanantono
Jogjakarta (16/3). Pada minggu 15 Maret 2009 di barat Lapangan Karang Kotagede Yogyakarta diadakan satu acara meriah oleh sekumpulan warga asli Tegal. Acara silaturahmi sekaligus peringatan maulid nabi ini diprakarsai oleh seorang pengusaha kuliner asal Mejasem bernama Pambudi Prih Januarso. Pria yang akrab dipanggil Pak Budi Brewok ini sengaja mengumpulkan sekitar 50-an orang asli Tegal untuk bersama-sama duduk merintis sebuah paguyuban yang mengayomi warga tegal yang berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya. Saat ini, komunitas yang telah ada antara lain Ikatan Keluarga Lebaksiu (IKL) yang mayoritas adalah penjual martabak, kemudian ada FOSTER atau Forum Santri Tegal Brebes, dan juga ada KAMASITTA atau Keluarga Mahasiswa Tegal Yogyakarta. Harapannya, nantinya dapat dibentuk Paguyuban Warga Tegal atau disingkat PAWARTA. Kegiatan merintis PAWARTA ini diisi oleh Drs. Subechi, MM alias KRT Joyohadiningrat. Beliau adalah seorang tokoh kelahiran Kesambi Tegal yang sempat menjabat sebagai wakil bupati kabupaten Gunung Kidul. Beliau menyampaikan pentingnya adanya suatu paguyuban yang mampu mengikat rasa persaudaraan wong Tegal.
March 10, 2009
Filed Under (Kuliner) by irfanantono
Siapa yang tak tahu istilah setan. Kata ini diserap dari Bahasa Arab, digunakan dalam Bahasa Indonesia bermakna sama seperti dalam bahasa aslinya. Kata ini telah menjadi istilah tersendiri menunjukkan pada makna makhluk pembangkang, pendurhaka, pengkhianat, pembohong, penggoda, dan makna ‘buruk’ lainnya. Dari pemaknaan yang masih bersifat umum ini, ada yang memasukkan jenis manusia ke dalam setan. Maksudnya bukan semua manusia adalah setan tetapi ada manusia yang memiliki karakter setan, yaitu mereka yang mengajak kepada keburukan. Anda termasuk ? Pertanyaannya, Apakah setan punya jenis makanan tertentu ?Mau tau??? Read the rest of this entry »
March 04, 2009
Filed Under (Basa Tegal) by irfanantono
Krungu-krungu taun wingi sempet ana “kongres bahasa tegal”. Mbuh ra ngerti apa sing dibahas nang kono tapi sing jelas kayane kuwe salah sijine usaha kanggo ‘meningkatkan derajat bahasa’. Mbuh kayane kanggo sebagian wong tegal wis kadung ana stigma alias gambaran negatif neng basane dhewek, yaiku anggepan nek basa tegal kuwe basa rendahan. Tambah sederhana basane tambah sederhana pikirane. bisa diakui lah nek basa tegal kuwe bagian basa jawa alias varian logat jawa. Nah, masalahe nang jero basa jawa dhewek kuwe asline ana tingkatan-tingkatan, trus kayane basane wong tegal kuwe sing paling rendahan. ngapa? katon lah, saiki endi sing basa alus nang tegal? kayane sa’alus-aluse basa tegal esih dianggep ora alus. Wah, apes temen. |
|