October 17, 2009
Filed Under (Opini, Wisata) by traju

Waduk Cacaban merupakan salah satu obyek wisata di kabupaten Tegal, terletak di desa Karanganyar kecamatan Kedungbanteng. Bendungan yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952 itu fungsi utamanya adalah sebagai sumber pengairan sawah-sawah disekitarnya. Selain fungsi utama tersebut, Waduk Cacaban juga difungsikan sebagai obyek wisata, dimana wisatawan dapat menikmati suasana santai dengan jalan-jalan di atas bendungan, memancing ikan, ataupun dapat mengelilingi waduk dengan perahu motor. Selain itu wisatawan juga bisa menikmati makanan khas ikan air tawar dari yang dijual oleh warga sekitar.

Sebagai salah satu obyek wisata andalan kabupaten Tegal, ternyata Waduk Cacaban belum tergarap secara maksimal, berbeda dengan obyek wisata Guci yang nampaknya lebih diperhatikan oleh otoritas wisata setempat. Sebenarnya Waduk Cacaban sangat potensial sekali untuk dijadikan pilihan wisata bagi masyarakat dan merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah yang masih masih bisa dikembangkan. Pengembangan obyek wisata ini harus didukung oleh semua komponen, yakni Dinas Pariwisata, pemerintah Kecamatan/Desa, masyarakat sekitar dan Investor. Komponen terakhir inilah (baca: Investor) yang sepertinya kurang diajak untuk bersama-sama mengembangan potensi wisata Waduk Cacaban ini.

Untuk menjadi wisata primadona bagi masyarakat, beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengenbangkan obyek wisata Waduk Cacaban diantaranya:

  1. Peningkatan kulitas dan kuantitasĀ  sarana prasa pendukung, seperti: jalan menuju lokasi yang baik, lebar dan beraspal mulus, lahan parkir yang memadai, penginapan(hotel/villa) yang representatif, panggung hiburan yang menarik.
  2. Pengembangan paket wisata unggulan, selain pemandangan cantik obyek Waduk Cacaban, paket wisata lain di obyek ini juga perlu dikembangkan seperti: permainan air(misal: jet ski, banan boat, kano, perahu tradisional dll), arena perkemahan dan outbond(misal: flying fox, marine bridge dll), wisata agro (misal: kebun buah petik sendiri), kebun binatang mini, arena bermain anak-anak dan lain lain.
  3. Pembangunan tempat makan yang nyaman dan khas, serta pembuatan sentra pusat oleh-oleh khas Tegal berupa makanan, jajanan, dan kerajinan.
  4. Peningkatan kulitas pelayanan dan SDM pengelola obyek wisata, profesionalitas, keramahan dan penguasaan bahasa asing sangat dibutuhkan untuk menjadikan Waduk Cacaban sebagai obyek wisata unggulan Tegal, bahkan Indonesia.
  5. Pemasaran yang menarik dan kontinyu, pemasaran obyek wisata ini bisa melalui pameran-pameran, iklan media cetak dan elaktronik, pembuatan website pariwisata, penyelanggaraan festival budaya dan olahraga di obyek wisata, studi banding ke daerah lain (misal tetangga kita Purbalingga yang dengan potensi wisata yang sedikit tapi dengan pengemasan paket-paket wisata yang menarik, sekarang tingkat kunjunagn wisatanya meningkat tajam).

Demikian sedikit opini dari saya sebagai warga Tegal, yang menginginkan Tegal yang lebih baik, Laka-laka, Ngangeni lan mbetahi. Semoga suatu saat bisa terwujud.


Comments:
9 Comments posted on "Waduk Cacaban, Potensi Wisata Tegal yang Belum Tergarap Maksimal"
traju on October 17th, 2009 at 7:57 am #

PERTAMAX gan..!!


KH on October 21st, 2009 at 8:25 am #

welehwelehweleh….dadi kelingan jaman pelantikan PMR, jaman SMA dhisit….hehehehe…


indra1082 on October 24th, 2009 at 1:16 am #

Aku bae durung pernah maring cacaban… kesuen nang Jakarta… :mrgreen:


Bambang on November 15th, 2009 at 5:40 am #

Tahun 1977 sewaktu aku aku kecil sering aku ke Waduk Cacaban naik sepeda dengan teman-teman. Aku rindu ke sana lagi


mfatihurrizqi on November 27th, 2009 at 4:02 pm #

wih….tembe ngerti nang tegal ana waduk, aku ngerti tegal munng purin karo guci tok. maklum aku cah bumiayu


shiwa on January 12th, 2010 at 3:03 am #

bagus kok……


Een cah cacaban on January 30th, 2010 at 4:23 pm #

Aku bangga dadi wonk cacaban,,,rujak lontonge sing ngangeni,,,,,,


Itha Cah Penujah on February 18th, 2010 at 8:26 am #

Hmmmm aku kangen karo suasana cacaban sing rame. Esih rame apa ora ya? Wis suwe ora niliki muga2 tambah rame ben yen mudik JJS ng Cacaban.


asef on February 19th, 2010 at 8:08 am #

yen maring cacaban aku kelingan ning lestari iss… :-)


Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: