Archive for the ‘Wisata’ Category

October 17, 2009
Filed Under (Opini, Wisata) by traju

Waduk Cacaban merupakan salah satu obyek wisata di kabupaten Tegal, terletak di desa Karanganyar kecamatan Kedungbanteng. Bendungan yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952 itu fungsi utamanya adalah sebagai sumber pengairan sawah-sawah disekitarnya. Selain fungsi utama tersebut, Waduk Cacaban juga difungsikan sebagai obyek wisata, dimana wisatawan dapat menikmati suasana santai dengan jalan-jalan di atas bendungan, memancing ikan, ataupun dapat mengelilingi waduk dengan perahu motor. Selain itu wisatawan juga bisa menikmati makanan khas ikan air tawar dari yang dijual oleh warga sekitar.

Sebagai salah satu obyek wisata andalan kabupaten Tegal, ternyata Waduk Cacaban belum tergarap secara maksimal, berbeda dengan obyek wisata Guci yang nampaknya lebih diperhatikan oleh otoritas wisata setempat. Sebenarnya Waduk Cacaban sangat potensial sekali untuk dijadikan pilihan wisata bagi masyarakat dan merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah yang masih masih bisa dikembangkan. Pengembangan obyek wisata ini harus didukung oleh semua komponen, yakni Dinas Pariwisata, pemerintah Kecamatan/Desa, masyarakat sekitar dan Investor. Komponen terakhir inilah (baca: Investor) yang sepertinya kurang diajak untuk bersama-sama mengembangan potensi wisata Waduk Cacaban ini. Read the rest of this entry »



May 04, 2009

Bertambah lagi kebanggaan “Wong Tegal” terhadap daerah Tegal yang memang Laka-laka. Mulai minggu kemarin, tepatnya tanggal 03 Mei 2009 Pabrik Gula Pangkah yang berada di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, secara resmi mengoperasikan kereta api antik untuk kegiatan wisata agro. PG Pangkah saat ini mengoleksi 7 buah kereta antik produksi Jerman. Empat buah diantaranya dibuat pada tahun 1927 dan masih menggunakan mesin tenaga uap.

Wisata agro ini bertujuan untuk memperkenalkan industri gula kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengetahui sejarah sampai proses pembuatan gula di PG Pangkah.

Kereta api agro ini akan menempuh jalur perkebunan tebu atau jalur agro sepanjang kurang lebih  30 Km.  Jalur tersebut adalah dari PG Pangkah menuju Danau Cacaban dilanjutkan dengan mengelilingi areal pabrik pengolahan gula. Selain dapat menaiki kereta antik, para wisatawan juga dapat menginap di perumahan pegawai pabrik gula. Perumahan ini bukan sembarang rumah, karena bentuknya unik dan usianya relatif tua serta rata-rata didirikan antara tahun 1920 hingga tahun 1930. Para wisatawan juga dapat menikmati acara budaya “Kawin Tebu” yang biasanya diselenggarakan oleh PG Pangkah setiap awal musim giling.

Kereta wisata agro PG Pangkah ini dioperasikan setiap hari sabtu dan minggu dengan tarif Rp. 4.500 untuk setiap penumpang. Selama musim giling tahun 2009 para wisatawan dapat menikmati sensasi kereta antik wisata agro di PG Pangkah. Semoga hal ini akan dapat membangkitkan industri pariwisata lainnya di daerah Tegal. (Arop)



March 26, 2009
Filed Under (Kuliner, Wisata) by traju

Di daerah wisata seperti di OW. Guci Kabupaen Tegal yang berhawa sejuk pasti punya daya tarik tersendiri yang membuat para pengujung ketagihan. Apalagi didukung dengan sarana infrastruktur yang cukup memadai seperti jalan menuju lokasi yang cukup lebar dan beraspal halus, penginapan terjangkau, kolam renang air panas, panggung hiburan, tempat ibadah, dan tak ketinggalan hampir semua sinyal provider penyedia layanan komunikasi juga sudah tersedia, semakin menambah kenyamanan bagi wisatawan. Daya tarik Guci sebagai obyek wisata yaitu keindahan alam yang mempesona, sumber air panas sepanjang tahun, hawa sejuk dan udara segar yang sekarang susah didapatkan di kota besar. Tidak hanya itu, bagi para pecinta kegiatan di alam bebas adanya fasilitas bumi perkemahan, arena outbond serta jalur pendakian gunung Slamet, Guci merupakan surga untuk menyalurkan hobinya.

Tak lengkap rasanya jika sebuah obyek wisata tanpa adanya oleh-oleh dan makanan yang khas. Di Guci oleh-oleh yang biasa diburu para wisatawan adalah hasil pertanian dan perkebunan yang masih segar, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang biasanya baru dipetik dari pohonya, bahkan ada juga kebun strawberry yang memanjakan pengunjungnya dengan memetik sendiri buah strawberry dari kebun. Anda juga bisa membeli berbagai souvenir kerajian tangan, kaos/baju bertuliskan Guci, dan pernak-pernik aksesoris cantik. Selain itu ada juga jajanan biasa dijadikan buah tangan seperti manisan papaya, manisan ciremai, keripik bayam, peyek, intip goreng dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu makanan khas daerah hawa dingin seperti bakso, mie ayam, jagung baker/rebus juga tersedia, ada juga sate kambing khas Tegal terkenal empuk itu.

Satu lagi yang selalu membuat ketagihan sewaktu berkunjung ke Guci yaitu LONTEWANCENG, eitssss jangan ngeres dulu mendengar kosakata itu, mau tau nahh ini dia….

Read the rest of this entry »



January 03, 2009
Filed Under (Wisata) by arrie

Pantai Alam Indah (PAI) adalah salah satu objek wisata pantai di Tegal yang terletak di sisi utara Kota Tegal. Keberadaan objek wisata PAI di Tegal memberikan warna tersendiri yang melekat bersama semboyan Tegal Bahari. Sekilas tentang penampilan PAI dulu, PAI merupakan pantai berpasir yang cukup landai, letaknya bersebelahan dengan pelabuhan lama Tegal. PAI dilengkapi anjungan untuk melihat laut lebih dekat. Dulu di dalam area wisata PAI masih ada mini zoo, tapi entah sejak kapan, tak ada penghuninya lagi. Sebuah panggung hiburan juga terbengkalai jarang digunakan untuk pertunjukan. PAI tak cukup menarik selain hawa sejuk pantai yang dimilikinya.


Akhir 2008 PAI bersolek. Objek wisata yang dulunya hanya menawarkan pemandangan Laut Jawa dengan fasilitas pendukung terbatas ini, sekarang berhiaskan Monumen Bahari yang diletakkan tepat setelah pintu masuk. Sekarang, PAI tidak hanya dapat dinikmati oleh muda-mudi yang mau nonton konser di tanah lapang PAI, namun keluarga dengan anak-anak kecil dapat mendapat sajian baru untuk wahana bermain sekaligus belajar.

Monumen Bahari ini diharapkan memperkaya pengetahuan masyarakat Tegal khususnya tentang kebaharian. Selama ini, pemandangan yang disuguhkan di PAI hanya sebatas mercusuar tua dengan kapal-kapal nelayan di pelabuhan lama. Sekarang, begitu masuk ke pelataran PAI, pengunjung akan disambut tank MARINIR, kemudian repelika kapal berikut jangkarnya, pesawat tempur, dan beberapa peralatan TNI lainnya. Selain itu, di sisi timur, telah dibangun wahana permainan air dengan ember tumpah yang berbentuk poci, poci Tegal pastinya. Wahana ini kental sekali dengan nuansa pantai Tegal, selain ember tumpah berbentuk poci, juga terdapat bangunan dengan dinding menyerupai cangkang kerang laut, tentu saja dalam wujud yang besar.


Coba saja berkunjung ke PAI, untuk sekedar melihat dan berfoto dengan tank, merasakan mandi di kolam renang melintasi papan luncur berkelok-kelok dari ketinggian lalu diguyur air poci, atau hanya ingin menghirup udara pantai Tegal. Bingung dimana tempatnya? Tanyakan pada masyarakat Tegal, pasti tau.



July 11, 2007
Filed Under (Wisata) by bacteria

 

ss.jpg

 

Guci , Apa yang anda bayangkan ketika mendengar satu kata ini ? Pertama mungkin anda akan berpikir tentang sebuah benda yang berbentuk seperti pot besar dari keramik yang sangat indah. Tapi hapus anggapan seperti itu jika anda datang ke Kabupaten Tegal .Ya,jika anda datang ke kabupaten Tegal maka anda akan mendapati bahwa Guci adalah salah satu nama objek wisata yang sangat tersohor bahkan sampai keluar kabupaten Tegal itu sendiri.Lokasi objek wisata ini tepatnya berada di desa guci kecamatan Bumijawa yaitu kecamatan paling selatan di kabupaten Tegal yang berada tepat di bawah kaki gunung Slamet(3.428 M) yaitu sekitar 30 km dari kota Slawi atau 40 km dari kota Tegal menuju ke selatan.

sd8.jpg

Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal

Kenapa dinamakan guci ?
Dulu air panas Guci adalah air yang diberikan Walisongo kepada orang yang mereka utus untuk menyiarkan agama Islam ke Jawa Tengah bagian barat di sekitar Tegal. Dinamakan guci karena air itu ditempatkan di sebuah guci (poci) dan berkhasiat endatangkan berkat,Kemudian karena air pemberian wali itu hanya sedikit, maka pada malam Jumat Kliwon, utusan wali itu menancapkan tongkat sakti ke tanah. Kemudian atas izin Tuhan, kemudian mengalir air panas tanpa belerang yang penuh rahmat ini.

sd21.jpg

Nikmati kesegaran alami objek wiasta guci

Untuk menuju objek wisata ini sangatlah mudah .Jika anda datang dari kota Tegal anda bisa langsung meuju ke arah selatan menuju ke kota slawi dan terus ke selatan menuju ke arah Bumijawa.Sesamapinya di sebuah pertigaan di desa tuwel belok ke arah kiri , ikuti saja jalan hingga anda sampai di satu pertigaan lagi dan sebuah gapura besar menanti anda untuk mulai memasuki objek wisata guci. Mudah bukan ? namun, Jika anda tidak membawa kendaraan pribadi anda tidak perlu khawatir karena dari arah kota slawi ada mobil angkutan jurusan Slawi-Guci yang langsung menuju ke objek wisata Guci.

Guci layak anda kunjungi karena saya yakin anda tidak akan menyesal berkunjung ke objek wisata ini dan anda akan merasakan objek wisata Guci yang memiliki kekhasan tersendiri di banding objek wisata lain, karena disini anda akan merasakan suasana alam pegunungan dengan kesegaran alami dan dengan pemandangan yang sangat indah. Selain itu dengan fasilitas-fasilitas objek wisata ini bisa dikatakan juga sangat lengkap mulai dari penginapan,kolam renang,hotel, lapangan tenis,bumi perkemahan,wisata hutan dll.

sd1.jpg

Salah satu sudut di objek wisata guci

Satu yang tidak boleh anda lewatkan ketika anda berkunjung ke objek wisata guci yaitu berendam di kolam air panas.Ini memang harus anda coba karena Guci memang terkenal dengan air panasnya yang alami. disini ada banyak kolam pemandian umum air hangat tapi yang palng terkenal adalah pemandian umum pancuran 13 ,Selain itu anda juga bisa berendam di pancuran tujuh .Konon jika anda berendam di air panas ini maka berbagai penyakit seperti rematik rematik,kudis,koreng,borok(??),dan penyakit kulit lainya bisa disembuhkan.

Setelah atau sebelum itu anda bisa juga berjalan-jalan keliling objek wisata yang berada lebih dari 1000 meter dpl. ini , Sehingga anda akan melihat keindahan alam guci dan merasakan kesegaran alamnya.Anda bias berjalan menelusuri hutan pinus hingga naik ke atas bukit yang ada di objek wisata ini. Jika anda ingin berjalan-jalan dengan cara yang berbeda maka dengan uang receh anda bisa menyewa seekor kuda untuk berkeliling. Tak usah khawatir jika anda tidak bisa menunggang kuda karena pemilik kuda dengan senang hati bersedia membantu anda .

sd4.jpg

Kuda , alternatif lain untuk berkeliling guci

Seusai jalan-jalan jika anda merasa lapar, andatidak perlu khawatir mencari makanan atau jajanan karena disini banyak sekali penjual makanan dari mulai warung-warung kecil sampai restoran .Pokoknya semuanya lengkap disini. Begitu pula jika anda ingin berlama-lama di objek wisata ini anda bisa menginap selama beberapa hari disini. Ada banyak sekali wisma,villa dan hotel untuk anda menginap.

Setelah anda puas tak lengkap rasanya jika anda meninggalkan objek wisata guci tanpa membeli oleh-oleh,sangat mudah untuk mendapatkan oleh-oleh disini karena disini banyak sekali penjual-penjual souvenir mulai dari kaos hingga barang-barang kerajinan yang khas guci . Selain itu juga anda bisa membeli beraneka macam makanan untuk dibawa pulang mulai dari manisan cermai,manisan pepaya bahkan hingga sayur-sayuran dan buah-buahan yang sangat segar karena dijual langsung oleh penduduk di desa guci.

At last but not least, Cobalah .Anda pasti akan terhibur.