<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>waroengtegal.org</title>
	<atom:link href="http://waroengtegal.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://waroengtegal.org</link>
	<description>.: Moci karo nyantap mendoan :.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2009 06:06:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Okelah Kalo Begitu</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/12/04/okelah-kalo-begitu/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/12/04/okelah-kalo-begitu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 03:48:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>traju</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basa Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nyante]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[brebes]]></category>
		<category><![CDATA[ngapak]]></category>
		<category><![CDATA[purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[warteg]]></category>
		<category><![CDATA[warteg boys]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Judul lagu tersebut akhir-akhir ini sangat familiar sekali di telinga kita, hampir setiap hari lagu itu menghiasi berbagai media elektronik dari mulai internet, radio sampai televisi. Berlahan tapi pasti, lagu nyentrik ini menggantikan lagu-lagu gokil pendahulunya semacam Tak Gendongnya si Mbah Surip, Lupa-lupa Ingatnya Kuburan Band. Mungkin karena terlalu banyaknya band dan penyanyi yang mengusung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Judul lagu tersebut akhir-akhir ini sangat familiar sekali di telinga kita, hampir setiap hari lagu itu menghiasi berbagai media elektronik dari mulai internet, radio sampai televisi. Berlahan tapi pasti, lagu <em>nyentrik</em> ini menggantikan lagu-lagu gokil pendahulunya semacam Tak Gendongnya si Mbah Surip, Lupa-lupa Ingatnya Kuburan Band. Mungkin karena terlalu banyaknya band dan penyanyi yang mengusung jenis musik pop dan rock, masyarakat membutuhkan sesuatu yang beda, sesuatu yang simpel, mudah diingat dan menghibur tentunya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://img260.imageshack.us/img260/1121/warteg.jpg"><img class="aligncenter" src="http://img260.imageshack.us/img260/1121/warteg.jpg" alt="" width="290" height="220" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Peluang itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh Bongky (ex personil Slank dan BIP) untuk membentuk <a href="http://www.facebook.com/pages/Warteg-Boyz/166193141232?v=wall&amp;viewas=1077087036" target="_blank">Warteg Boys</a>, yang beraliran Hip hop dengan rap <a href="http://waroengtegal.org/2009/03/04/basa-tegal-bakal-mati/comment-page-1/#comment-2314"><em>ngapak</em></a> alias dialek khas orang-orang di daerah Tegal, Purwokerto dan sekitarnya. Dengan menggandeng dua anggota Agooz dan Ari sebagai ngapak rappers, sedangkan Bongky sendiri berperan sebagai mas DJ, Warteg Boys menghasilkan single andalannya &#8216;Okelah Kalo Begitu&#8217; yang bisa menggebrak industri musik tanah air dan bisa diterima hampir semua kalangan dan usia. Berikut ini lirik lagunya:</p>
<div style="text-align: center;">
<input style="margin:0px;padding:0px;" onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = '';this.innerText = ''; this.value = 'Sembunyikan'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Tampilkan'; }" type="button" value="Tampilkan" /></div>
<div style="border: 1px solid #000000; margin: 10px auto; padding: 5px; background: #cccccc none repeat scroll 0% 0%; text-align: center;">
<div style="display: none;"><em>Bangun Pagi Bangun Pagi<br />
Nggak Ada Roti Nggak Kopi<br />
Laper Lagi Laper Lagi<br />
Adanya Nasi Sama Teri</em></p>
<p><em>Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu</em></p>
<p><em>Lima Hari Nggak Mandi<br />
Kulit Udah Banyak Daki<br />
Perempuan Pada Lari<br />
Katanya<br />
I Am Sorry</em></p>
<p><em>Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu<br />
Okelah Kalo Begitu</em></p>
<p><em>Mengapa Mengapa<br />
Mengapa Oh Menyedihkan</em></p>
<p><em>Mogok Lagi Mogok Lagi<br />
Motor Mati Mesin Brenti<br />
Aki Busi Belum Ganti<br />
aku Jadi Jalan Kaki</em></p>
<p><em>Okelah Kalo Begitu Oke<br />
Okelah Kalo Begitu Oke<br />
Okelah Kalo Begitu Oke<br />
Okelah Kalo Begitu</em></p>
<p><em>Tiba-tiba Hp Bunyi<br />
Hp Bunyi Keras Sekali<br />
Gua Jawab Dia Memaki<br />
Tukang Kredit Nagih Janji</em></p>
<p><em>Okelah Gua Bayarin<br />
Okelah Gua Lunasin<br />
Okelah Gua Bayarin<br />
Okelah Gua Lunasin</em></p>
<p><em>Ya Udahlah Kalo Begitu<br />
Ya Udahlah Kalo Begitu<br />
Ya Udahlah Kalo Begitu<br />
Ya Udahlah Kalo Begitu</em></p>
<p><em>Nggak Kerasa Laper Lagi<br />
Mangan Nasi Karo Jantung<br />
Mau Bayar aku Keki<br />
Dompetku Dibawa Lari</em></p>
<p><em>Gimana Kalo Begitu?<br />
Gimana Kalo Begitu?<br />
Gimana Kalo Begitu?<br />
Gimana Sih Kalo Begitu?</em></p>
<p><em>Pak Tolong Dong Pak</em></div>
</div>
<p style="text-align: justify;">Sebagai orang Tegal, kita boleh bangga karena dialek atau logat <a href="http://waroengtegal.org/2009/01/23/ngapak-ngapak-kenapa-tidakk/" target="_blank"><em>ngapak</em></a> kita ketika digunakan untuk membuat lagu bisa <em>booming</em> dan diterima di industri musik tanah air. Walaupun sepengetahuan penulis Bongky bukanlah orang Tegal, tapi dengan sentuhan ide kreatifnya Bongky bisa sukses dengan konsep rap <em>ngapak </em>yang dia tawarkan. Di sinilah kita sebagai orang Tegal harus termotivasi, khususnya para pemusik dari Tegal untuk bisa membuat karya bercirikan Tegal yang lebih baik, dan umumnya untuk semua masyarakat Tegal banggalah dengan bahasa, logat dan dialek kita, tidak usah malu mengakui ke-<em>ngapakan</em> kita..</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut cuplikan video dari Youtube.</p>
<p style="text-align: center;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/p86OS5pKEnU&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/p86OS5pKEnU&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/12/04/okelah-kalo-begitu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waduk Cacaban, Potensi Wisata Tegal yang Belum Tergarap Maksimal</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/10/17/waduk-cacaban-potensi-wisata-tegal-yang-belum-tergarap-maksimal/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/10/17/waduk-cacaban-potensi-wisata-tegal-yang-belum-tergarap-maksimal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 06:30:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>traju</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[waduk cacaban]]></category>
		<category><![CDATA[wisata air]]></category>
		<category><![CDATA[wisata tegal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[
Waduk Cacaban merupakan salah satu obyek wisata di kabupaten Tegal, terletak di desa Karanganyar kecamatan Kedungbanteng. Bendungan yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952 itu fungsi utamanya adalah sebagai sumber pengairan sawah-sawah disekitarnya. Selain fungsi utama tersebut, Waduk Cacaban juga difungsikan sebagai obyek wisata, dimana wisatawan dapat menikmati suasana santai dengan jalan-jalan di atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://img243.imageshack.us/img243/664/cacaban.jpg"><img class="aligncenter" src="http://img243.imageshack.us/img243/664/cacaban.jpg" alt="" width="308" height="426" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Waduk Cacaban merupakan salah satu obyek wisata di kabupaten Tegal, terletak di desa Karanganyar kecamatan Kedungbanteng. Bendungan yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952 itu fungsi utamanya adalah sebagai sumber pengairan sawah-sawah disekitarnya. Selain fungsi utama tersebut, Waduk Cacaban juga difungsikan sebagai obyek wisata, dimana wisatawan dapat menikmati suasana santai dengan jalan-jalan di atas bendungan,  memancing ikan, ataupun dapat mengelilingi waduk dengan perahu motor. Selain itu wisatawan juga bisa menikmati makanan khas ikan air tawar dari yang dijual oleh warga sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai salah satu obyek wisata andalan kabupaten Tegal, ternyata Waduk Cacaban belum tergarap secara maksimal, berbeda dengan obyek wisata <a href="http://waroengtegal.org/2007/07/11/keindahan-wisata-alam-guci/" target="_blank">Guci</a> yang nampaknya lebih diperhatikan oleh otoritas wisata setempat. Sebenarnya Waduk Cacaban sangat potensial sekali untuk dijadikan pilihan wisata bagi masyarakat dan merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah yang masih masih bisa dikembangkan. Pengembangan obyek wisata ini harus didukung oleh semua komponen, yakni Dinas Pariwisata, pemerintah Kecamatan/Desa, masyarakat sekitar dan Investor. Komponen terakhir inilah (baca: Investor) yang sepertinya kurang diajak untuk bersama-sama mengembangan potensi wisata Waduk Cacaban ini.<span id="more-127"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://img169.imageshack.us/img169/5337/cacaban5.jpg"><img class="aligncenter" src="http://img169.imageshack.us/img169/5337/cacaban5.jpg" alt="" width="444" height="314" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjadi wisata primadona bagi masyarakat, beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengenbangkan obyek wisata Waduk Cacaban diantaranya:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peningkatan kulitas dan kuantitas  sarana prasa pendukung, seperti: jalan menuju lokasi yang baik, lebar dan beraspal mulus, lahan parkir yang memadai, penginapan(hotel/villa) yang representatif, panggung hiburan yang menarik.</li>
<li>Pengembangan paket wisata unggulan, selain pemandangan cantik obyek Waduk Cacaban, paket wisata lain di obyek ini juga perlu dikembangkan seperti: permainan air(misal: jet ski, banan boat, kano, perahu tradisional dll), arena perkemahan dan outbond(misal: flying fox, marine bridge dll), wisata agro (misal: kebun buah petik sendiri), kebun binatang mini, arena bermain anak-anak dan lain lain.</li>
<li>Pembangunan tempat makan yang nyaman dan khas, serta pembuatan sentra pusat oleh-oleh khas Tegal berupa makanan, jajanan, dan kerajinan.</li>
<li>Peningkatan kulitas pelayanan dan SDM pengelola obyek wisata, profesionalitas, keramahan dan penguasaan bahasa asing sangat dibutuhkan untuk menjadikan Waduk Cacaban sebagai obyek wisata unggulan Tegal, bahkan Indonesia.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemasaran yang menarik dan kontinyu, pemasaran obyek wisata ini bisa melalui pameran-pameran, iklan media cetak dan elaktronik, pembuatan website pariwisata, penyelanggaraan festival budaya dan olahraga di obyek wisata, studi banding ke daerah lain (misal tetangga kita Purbalingga yang dengan potensi wisata yang sedikit tapi dengan pengemasan paket-paket wisata yang menarik, sekarang tingkat kunjunagn wisatanya meningkat tajam).</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"><a href="http://img340.imageshack.us/img340/8634/cacaban3.jpg"><img class="aligncenter" src="http://img340.imageshack.us/img340/8634/cacaban3.jpg" alt="" width="427" height="327" /></a><a href="http://img2.imageshack.us/img2/7051/cacaban2.jpg"><img class="aligncenter" src="http://img2.imageshack.us/img2/7051/cacaban2.jpg" alt="" width="432" height="328" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Demikian sedikit opini dari saya sebagai warga Tegal, yang menginginkan Tegal yang lebih baik, Laka-laka, Ngangeni lan mbetahi. Semoga suatu saat bisa terwujud.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/10/17/waduk-cacaban-potensi-wisata-tegal-yang-belum-tergarap-maksimal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Runtang-Runtung PLAT G nang Jogja</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/09/11/runtang-runtung-plat-g-nang-jogja/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/09/11/runtang-runtung-plat-g-nang-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 17:22:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfanantono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basa Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nyante]]></category>
		<category><![CDATA[foster]]></category>
		<category><![CDATA[hipotesa]]></category>
		<category><![CDATA[IKL]]></category>
		<category><![CDATA[kamasitta]]></category>
		<category><![CDATA[pawarta]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Malem rebo aku diundang melu rapat karo wong tuwa-tuwa sing wis pada sukses nang Jogja. Rencanane pan ana acara gedhe-gedhenan nang Jogja sing nglibatna wong-wong Tegal segala lapis mulai sing ngabdi negeri, pensiunan, dodolan warung, martabak, kuliah, nyantri, sampe sing iseh sekolah. Acarane engko bar bada, persise tanggal 4 oktober 2009 nang benteng Vrederburg. Aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Malem rebo aku diundang melu rapat karo wong tuwa-tuwa sing wis pada sukses nang Jogja. Rencanane pan ana acara gedhe-gedhenan nang Jogja sing nglibatna wong-wong Tegal segala lapis mulai sing ngabdi negeri, pensiunan, dodolan warung, martabak, kuliah, nyantri, sampe sing iseh sekolah. Acarane engko bar bada, persise tanggal 4 oktober 2009 nang benteng Vrederburg. Aku dikon ngordinasi kanca-kanca mahasiswa mulai sing nang UGM, UII, UIN, UPN, d.l.l. Pas acara kiye, kang Traju sing tukang otak atik blog kiye juga melu, mbuh daning tak enteni laporane kaa..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-119" src="http://waroengtegal.org/wp-content/uploads/2009/09/rapat-300x225.jpg" alt="rapat" width="300" height="225" /><span id="more-114"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kemis sore aku melu buka bersama karo cah-cah KAMASITTA, nang ngarep gedung fakultas soshum UIN Sukijo. Sing teka lumayan, wong rong puluh, pas karo pesen segane, ora kurang ora luwih. Nah, pas dina kuwe juga aku wis bisa ngontak bose komunitas yang luwih gedhe, arane Opang, ketuane HIPOTESA. jumat sore mau aku diundang melu buber.</p>
<p style="text-align: justify;">Jumat sore persise jam lima luwih secuil aku wis nyampe sekitar jalan kaliurang sekitar UGM. ra perlu angel golek kanca, aku ngerasa seneng banget sebab weruh ana runtang-runtung cah enom-enom nganggo motor segala merek tapi nduwe nduwe kesamaan yaiku plat nomere, mestine plat tercinta, PLAT G. Nah, aku tinggal melu ngintil bae lah, walaupun aku dhewek nganggo motore ora plat G. ra sah susah-susah nggoleti dhewek panggonane acara buka bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Jebule, acarane neng rumah makan gedhe, muat wong satus luwih lah ndean. Sing nggawe aku seneng maning, jebule sing melu acara buka bersama nang kono ana wong satus lah ndean, angka sing adoh daripada dina kemis wingi. Wah, keren..! Sayange, kayongen laka sing kenal aku, padahal kan aku selebritis tegal, alias seorang lelaki bringas dilematis, katone sangar padahal pringas-pringis.</p>
<p style="text-align: justify;">Weh, aku dingahi waktu nggo ngomong..</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah, (setelah melewati pendahuluan dan seterusnya, akhirnya&#8230;) DIharapkan nanti pada <strong>acara syawalan 4 oktober 2009 di Benteng Vrederburg</strong> nanti teman-teman mahasiswa bisa ikut berpartisipasi mendukung acara tersebut, baik ikut terlibat dalam kepanitian, mengisi acara, ataupun sekedar ngelongok ngitung pira sing teka.. Terima kasih.. I love U Full..</p>
<p style="text-align: justify;">Ayo runtang runtung Plat G !!</p>
<p style="text-align: justify;">Nang Jogja ana pirang-pirang komunitas, misale ana hipotesa, kamasitta, solmate, foster, IKL, de el el.. sing pengin maring Jogja aja kawatir mbokan pan ngejak tawuran ya kancane akeh&#8230; ahahaaa, aja ding..</p>
<p style="text-align: justify;">Suwun, mbokan ana sing ra pantes mohon diper-sori, ra sah disensor, kiye bagian dari ekspresi ehh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/09/11/runtang-runtung-plat-g-nang-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Naik Cireks, Mudik Ke Tegal Semakin Nyaman</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/08/25/pake-cireks-mudik-ke-tegal-semakin-nyaman/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/08/25/pake-cireks-mudik-ke-tegal-semakin-nyaman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 01:51:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arop</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangunan dan Fasilitas Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Bagi orang indonesia yang karena berbagai sebab harus merantau, mudik pada waktu lebaran adalah suatu kewajiban setiap tahun sekali. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat Tegal yang merantau. Berbagai cara dilakukan yang penting bisa mudik dan lebaran di Tegal. Kegiatan mudik adalah kegiatan setiap tahun yang hanya terjadi di Indonesia, tentunya mudik mempunyai tujuan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bagi orang indonesia yang karena berbagai sebab harus merantau, mudik pada waktu lebaran adalah suatu kewajiban setiap tahun sekali. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat Tegal yang merantau. Berbagai cara dilakukan yang penting bisa mudik dan lebaran di Tegal. Kegiatan mudik adalah kegiatan setiap tahun yang hanya terjadi di Indonesia, tentunya mudik mempunyai tujuan yang mulia,  salah satunya adalah menyambung silaturohim yang selama ini mungkin terputus / dibatasi jarak dan waktu. Baik itu silaturohim antar keluarga, kerabat, teman, tetangga dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-108 alignnone" title="cirek" src="http://waroengtegal.org/wp-content/uploads/2009/08/cirek.jpg" alt="cirek" width="437" height="290" /></p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai alat transportasi dapat digunakan dalam rangka mudik ke Tegal, salah satunya adalah naik kereta api. Yah, naik &#8220;ular besi&#8221; atau kereta api atau orang tegal biasa menyebut dengan &#8220;numpak sepur&#8221; adalah suatu hal yang sangat menyenangkan bagi anak-anak dan juga bagi kita, apalagi pas musim mudik. Karena naik kereta api biasanya tidak seperti naik bus yang kadang sudah berdesak-desakan kena macet pula, hal ini bikin stress. Kalau kita mudik menggunakan Kereta api, paling kena  jadwal berangkat kereta yang molor (he&#8230;he&#8230;).</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kereta-api.com/" target="_blank">PT. Kereta Api</a> Daop IV Semarang yang sebelumnya telah memperpanjang jalur Kereta Api Kaligung Ekspress  yang biasanya jalurnya Tegal -Semarang diperpanjang hingga ke  Stasiun Slawi. Sehingga para warga Slawi yang merantau  di Semarang dan sekitarnya, tidak harus ke Stasiun Tegal dulu untuk naik Kereta Api Kaligung Ekspres, karena mereka bisa naik dari Stasitun Slawi. Dalam mengembangkan usahanya Stasiun Tegal yang berada dibawah PT. Kereta Api Daop IV Semarang melakukan kerja sama dengan PT. Kerata Api Daop III Cirebon dengan meluncurkan kereta api Cirebon Ekspres (Cireks) jurusan Tegal -Jakarata (PP) yang biasanya melayani penumpang orang tegal dari stasiun brebes, maka sejak tanggal 03 Agustus 2009, penumpang warga Tegal tidak harus ke stasiun brebes lagi untuk naik Cireks, karena bisa naik langsung di Stasiun Tegal. Hal ini juga tentunya memudahkan warga Tegal yang merantau di Jakarta untuk pulang menggunakan kereta Cireks, karena bisa langsung turun di Stasiun Tegal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kereta Api Cirebon Ekspress mempunyai gerbong bisnis dan eksekutif yang akan memberikan kenyaman dalam perjalanan. Tarif Cireks hari biasa dari Stasiun Gambir-Tegal adalah Kelas Eksekutif Rp. 80.000 s.d Rp. 100.000,- sedangkan kelas Bisnis Rp 65.000 s.d Rp. 80.000,-. Untuk lebaran tahun ini Tarif Cireks untuk kelas Eksekutif adalah Rp. 105.000 sedangkan kelas Bisnis adalah Rp. 80.000,- Sedangkan Jadwal Keberangkatan Cireks dari Stasiun Gambir adalah dua kali yaitu pukul 11.00 WIB dan pukul 18.30 WIB.</p>
<p style="text-align: justify;">Para penghobi &#8220;ular besi&#8221; yang ingin mudik ke Tegal, selain menggunakan Kereta Cireks dan Tegal Arum, dapat juga menggunakan beberapa kereta lainnya, baik itu kereta Eksekutif, Bisnis ataupun Ekonomi yang berhenti di Tegal. Adapun nama keretanya  adalah Argo Muria, Argo Sindoro, Kamandanu, Gumarang, Sembrani, Fajar Semarang, Senja Semarang, Brantas, Kertajaya, Matarmaja, Tawang Jaya,  dan Harina ( dr Bandung). <em>(untuk keterangan tarif dan jadwal bisa dilihat di  <a title="info KA" href="http://infoka.kereta-api.com/" target="_blank">http://infoka.kereta-api.com</a>)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Semoga dengan diluncurkannya Kereta Cirebon Ekspress (Tegal-Jakarta pp) akan mempermudah dan memberi manfaat bagi masyarakat Tegal dalam menjalankan aktifitasnya dan juga dapat menunjang kemajuan daerah Tegal. SEMOGA</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber foto: www.suandika.co.cc</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/08/25/pake-cireks-mudik-ke-tegal-semakin-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun ke-2 Waroengtegal.org</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/07/06/selamat-ulang-tahun-ke-2-waroengtegalorg/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/07/06/selamat-ulang-tahun-ke-2-waroengtegalorg/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 09:48:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>juragan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Profil Pelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa perjalanan masa, begitu cepat berlalu. Dari sekedar obrolan ngalor-ngidul beberapa orang yang tidak dapat dilepaskan dari trend yang berkembang saat itu di bidang teknologi informasi, sampai dengan pembahasan serius bermuatan idealisme anak-anak rantau untuk turut serta membangun kampung halaman. Lahirlah sebuah upaya cerdas untuk mengejawantahkan niat mulia tersebut dalam sebuah wadah, sebuah arena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tak terasa perjalanan masa, begitu cepat berlalu. Dari sekedar obrolan ngalor-ngidul beberapa orang yang tidak dapat dilepaskan dari trend yang berkembang saat itu di bidang teknologi informasi, sampai dengan pembahasan serius bermuatan idealisme anak-anak rantau untuk turut serta membangun kampung halaman. Lahirlah sebuah upaya cerdas untuk mengejawantahkan niat mulia tersebut dalam sebuah wadah, sebuah arena yang dimaksudkan menampung aspirasi dan menebarkan informasi. Tentang Tegal.</p>
<p style="text-align: justify;">Tegal yang dimaksud jelas tidak hanya dalam pemahaman geografis semata, wilayah Tegal yang terbentang dari laut Jawa di sisi utara sehingga lembah Gunung Slamet di Selatan, juga dari perbatasan Kabupaten Pemalang di sisi timur dan Kabupaten Brebes di sisi barat. Melainkan juga Tegal dalam pemahman konstruksi budaya yang melingkupinya. Sebab Tegal masa kini telah jauh berkembang menjadi salah satu pengaya ragam budaya Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Kini setelah 2 tahun berlalu, Komunitas Blogger Waroengtegal.org mengalami beberapa kemajuan berarti. Namun belum berarti apa-apa untuk sebuah upaya mulia sebagaimana yang dicita-citakan semula. Walau begitu kita perlu memberikan apresiasi yang tulus setinggi-tingginya atas partisipasi Juragan, para Pelayan, para kontributor, para anggota, dan semua pihak yang telah turut serta menjadikan Woroengtegal.org seperti sekarang ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tugas dan tantangan ke depan masih lebih banyak dan lebih berat. Waroengtegal.org dituntut untuk lebih sigap dalam merespon dinamika perkembangan Tegal, serta selalu <em>up to date</em> dalam menginformasikan perkembangan-perkembangan terbaru mengenai Tegal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimanapun, upaya ini harus tetap diteruskan! Merdeka! Salam!Tabik!Selamat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/07/06/selamat-ulang-tahun-ke-2-waroengtegalorg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Iwak Tegal</title>
		<link>http://waroengtegal.org/2009/06/06/mengenal-iwak-tegal/</link>
		<comments>http://waroengtegal.org/2009/06/06/mengenal-iwak-tegal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 02:19:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanusrinugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Nyante]]></category>
		<category><![CDATA[Iwak]]></category>
		<category><![CDATA[Kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waroengtegal.org/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan kali ini pak Bhanu akan sedikit mengupas masalah &#8220;iwak&#8221; (Ikan). Saya tidak akan bercerita mas Limbad lagi yang memang suka makan ikan baik mentah maupun yang mateng. Pak Dosen Amikom ini cuma sedang mengingat jaman dahulu kala ketika sangunya masih &#8220;Mangpe&#8221; (5 rupiah) dan masih suka dolanan &#8220;rok Selawe&#8220;. Saat dimana Kaligung masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tulisan kali ini pak <a href="http://www.pakbhanu.com">Bhanu</a> akan sedikit mengupas masalah &#8220;iwak&#8221; (Ikan). Saya tidak akan bercerita mas <a href="http://waroengtegal.org/2009/03/30/mr-limbad-ikon-baru-dari-tegal/">Limbad</a> lagi yang memang suka makan ikan baik mentah maupun yang mateng. Pak <a href="http://www.pakbhanu.com"><strong>Dosen Amikom</strong></a> ini cuma sedang mengingat jaman dahulu kala ketika sangunya masih &#8220;Mangpe&#8221; (5 rupiah) dan masih suka dolanan &#8220;<a href="http://waroengtegal.org/2008/11/29/dolanane-ja-tegal/">rok Selawe</a>&#8220;. Saat dimana Kaligung masih jernih sebagai tempat uji kesemaptaan wajib bagi anak laki-laki. Dan waktu <strong><a href="http://www.pakbhanu.com">bhanu</a></strong> kecil harus menyelinap dari rumah agar bisa belajar berenang di Kaligung.</p>
<p style="text-align: justify;">Pastinya masih banyak nama ikan yang bertebaran di masyarakat <a href="http://waroengtegal.org/">Tegal</a>. Saya hanya mampu mengingat beberapa yang saya anggap berbeda saja. Jenis Ikan lain seperti Ikan Mas, Lele, Wader, Cupang, dsb. biasanya mempunyai sebutan yang sama di hampir semua daerah. Deskripsi yang saya tulis pun sangat subyektif karena tidak ada ctatan resmi mengenai kosakata ikan di Tegal dan sekitarnya.<br />
<span id="more-94"></span><img class="alignleft" src="http://i86.photobucket.com/albums/k109/tuangabhan/WaderCethul.jpg" alt="Iwak Bleteng Tegal" width="351" height="264" />Di KaliGung (dan kali-kali yang lain di Tegal) itulah banyak ditemukan species ikan langka. Maksudnya langka disini adalah berbeda namanya dengan daerah lain. Sebagai contoh yang paling populer adalah Iwak <strong>Bleteng</strong> (Huruf e di lafazkan seperti pd kata tempe). Ikan Bleteng ini dapat ditemukan pada setiap kali (sungai) di Indonesia. Orang Jogja menyebutnya dengan <strong>Wader Cetul</strong>. Ada pula yang disebut <strong>Kutuk</strong>, ikan ini sangat mirip lele cuma nggak ada patilnya. Kebanyakan orang mengenalnya dengan nama ikan Patin.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikutnya adalah &#8220;<strong>Deleg</strong>&#8220;, dari namanya bisa di tebak bahwa ikan ini kerjaannya cuma &#8220;deleg-deleg&#8221; (berdiam diri) di bawah bebatuan. Jika Anda menemukan ikan kecil dengan tanda titik putih di atas kepala maka itulah yang dinamakan <strong>Uceng</strong>. Ada lagi nama yang unik dari sebuah ikan yang berbentuk lancip yaitu &#8220;<strong>Sindikitil</strong>&#8220;. Saya gak tahu kenapa sampe dinamakan demikian, mungkin karena pada jaman dulu orang suka buang hajat di kali lalu sang ikan ikut nimbrung di bagian &#8230; (nggak usah diteruskan ah!).</p>
<p style="text-align: justify;">Terakhir ikan yang menjadi favorit bagi saya adalah <strong>Iwak Gesek</strong>. Ikan ini bukanlah ikan sungai namun ikan laut yang dibelah dan di asinkan. Biasanya menjadi lauk wajib untuk hantaran kondangan atau kenduren disamping telur dan tempe.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waroengtegal.org/2009/06/06/mengenal-iwak-tegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
