20
Jan

Refleksi perjalanan Waroengtegal

   Posted by: traju   in Berita, Nyante

warteg2.pngEntah siapa yang masukin url waroengtegal di wiki, sejauh ini belum ada anggota yang konfirmasi bertanggung jawab tentang itu. Siapapun orangnya, ini merupakan berita bagus, karena ternyata komunitas ini sudah banyak dikenal orang, dikunjungi dan banyak yang meninggalkan komentar. Semenjak berdirinya komunitas ini pada tanggal 7-7-2007, berbagai kalangan sudah berkenan mampir bertamu ke blog kita ini, ada tamu yang memang asli orang Tegal, pernah tinggal/sekolah di Tegal, istri/pacarnya orang Tegal ada pula yang memang orang luar Tegal yang mau berkunjung atau berwisata di “negeri seribu poci” ini.

Memang sesuai dengan tujuan pembentukan komunitas ini yaitu untuk memberikan wawasan yang global tentang serba-serbi tentang Tegal, dari mulai budayanya, kuliner, wisata dan berita-berta terbaru tentang Tegal dan sekitarnya. Pada intinya kami para blogger Tegal ingin memberikan kontribusinya untuk mengenalkan, mencitrakan, mempromosikan dan membangun Tegal di dunia maya melalui media blog.

Menginjak usianya yang sudah melewati angka 7 bulan, banyak hal yang sudah tercapai dari komunitas ini, seperti penambahan jumlah anggota dan beberapa mulai tertarik untuk bergabung bersama komunitas ini, pengunjung yang cukup banyak dan artikel-artikel sebagai menu hidangannya pun semakin banyak, berfariasi dan semakin berbobot. Dilain pihak,masih banyak juga rencana atau harapan yang masih harus diraih, seperti ramainya milis sebagai sarana komunikasi antar anggota, semakin banyaknya anggota yang bergabung, kopdar akbar yang mempertemukan semua anggota, dan tentunya seperti yang kita cita-citakan dulu yaitu mengadakan pelatihan atau sosialisai blog di tegal dan sekitarnya. Kesibukan anggota, koordinasi yang kurang serta domisili anggota yang menyebar menjadi salah satu hambatan bagi komunitas ini. Akan tetapi ada berita baik untuk acara sosialisai blog di Tegal, beberapa teman sudah memberikan kesediaanya unutk membantu dari kegiatan ini, tinggal mencari waktu yang tepat untuk merealisasikan acara tersebut. Melalui postingan ini kami juga masih membuka peluang bagi temen-temen yang mau berpartisipasi membantu suksesnya acara ini, selain itu juga untuk sekolah, perguruan tinggi dan instansi pemerintahan/swasta di wilayah Tegal yang mempunyai akses internet dan ingin tempatnya diadakan acara ini, bisa menghubungi kami.

Angka tujuh bulan ini, semoga menjadi tonggak untuk bangkitnya komunitas ini. Akhir kata, maju terus blogger Tegal…sebarkan virus ngeblog di Tegal dan sekitarnya!!

 

16
Dec

Miniatur Golden Gate Bridge

   Posted by: bacteria   in Bangunan dan Fasilitas Kota, Nyante

Pastinya saudara sudah mengetahui jembatan Golden Gate di Amerika yang merupakan salah satu jembatan gantung terpanjang dan terindah di dunia. Kalau anda belum pernah melihatnya silahkan klik link ini . Jembatan itu sangat indah hingga saya ataupun anda pasti ingin berkunjung kesana . Tapi sayang , sangat tidak mungkin kita pergi kesana karena mungkin terbentur biaya.

Saudara tidak perlu risau karena tidak bisa melihat Jembatan Golden Gate di Amerika , karena di Tegal ada miniatur jembatan tersebut. sebenernya bukan miniatur sih , cuma jembatan yang ada di tegal itu bisa dikatakan mirip dengan jembatan Golden Gate  itu .

Pengen tau lanjutannya ?

20
Nov

Teh + Poci = Teh Poci

   Posted by: arrie   in Kuliner

Kalau di China ada tradisi minum teh dengan gelas keramik mungil sebagai tempat penyajiannya. Tegal juga punya tradisi itu, minum teh poci. Teh memang biasanya diseduh dengan poci, tapi yang ini khasnya teh poci di Tegal, teh kental diseduh di dalam poci tanah, dan cara meminumnya dituang dalam cangkir tanah. Biasanya tehnya dibuat pahit, dan diberi pemanis gula batu, mirip gula pasir, hanya saja kristalnya lebih besar, mirip bongkahan tawas. Rasa yang ditimbulkan akan beda dengan teh yang diseduh di poci logam atau plastik, atau diminum dengan cangkir keramik, atau pemanisnya gula pasir. Teh poci Tegal punya rasa yang unik, yaitu sepet, agak pahit dan kental.

Tehnya diproduksi di Tegal, meskipun bahan bakunya, yaitu pucuk-pucuk daun teh diimpor dari daerah lain. Produsennya ada banyak, antara lain : teh 2 Tang, teh Sosro, teh Tong Tji, dan teh Gopek. Teh itu biasanya dicampur dengan bahan-bahan lain, yaitu : gambir (yang biasanya untuk kinang), bunga melati, dan bahan lainnya. Untuk gulanya, tidak sulit didapat, karena di wilayah Tegal ada dua pabrik gula besar, yaitu PG. Jatibarang-Brebes, dan PG. Pangka-Slawi, sehingga gula batu lebih mudah diperoleh di pasaran. Pocinya sendiri sebetulnya bukan diproduksi di Tegal, yaitu impor dari sentra Poci di Purwareja Klampok Banjarnegara. Namun, di Tegal banyak yang menjual poci tanah tersebut, biasanya satu set berikut cangkir tanahnya.

Minuman teh ini biasanya banyak dikonsumsi di malam hari atau saat cuaca dingin, karena lebih nikmat disantap dalam keadaan panas. Namun, bagi yang belum terbiasa, jangan langsung menyeduh teh dengan tingkat kekentalan yang terlalu tinggi kemudian meminumnya, karena akan membuat kepala pusing, bahkan hingga mabuk.
Selamat minum teh poci…

14
Nov

Sosialisasi Blog di Tegal ?

   Posted by: bacteria   in Komunitas, Nyante, Opini

Sambil nyantap mendoan dan menikmati secangkir teh . Saya ingin sekedar bertanya , Apakah perlu adanya sosialisasi Teknologi Blog di Tegal ? Lantas bagaimana caranya . . . ?

Mas Traju , Dhana , Dwi , Ari Lan Jakwir-Jakwir yang lainya , ayo berpendapat !

Maaf nih , saya tidak memposting tulisan ini di forum dengan maksud biar lebih terbuka dan banyak yang menyumbang pendapat .  Terima kasih .

10
Oct

Menara Pisa Pindah ke Slawi

   Posted by: traju   in Bangunan dan Fasilitas Kota

Sebuah kota biasanya mempunyai ikon bangunan yang menjadi ciri khas kota tersebut. Sebutlah “Menara Miring Pisa” (Torre pendente di Pisa) yang merupakan ikon kota Pisa di Italia, menara ini menjadi ciri khas kota Pisa Italia, bahkan yang aku tau dari pelajaran di SD menara ini adalah salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia” bersama Borobudur dari Indonesia, walaupun di keduanya sekarang tidak termasuk dalam 7 keajaiban dunia baru (New7Wonders), ngga tau atas dasar apa pemilihan tujuh kejaiban dunia yang baru tersebut, karena ajang tersebut merupakan hasil voting lewat internet. Lhoo ko’ menara Pisa segede itu pindah ke Slawi???ini dia… Read the rest of this entry »

1
Sep

Jalan ke Guci payah, kemana Pemerintah?!?

   Posted by: traju   in Berita, Opini

Dua hari kemarin aku barusaja mudik ke rumah, tragis memang, aku harus melewati jalan rusak itu berkali-kali, padahal aku biasanya mudik kerumah setiap sebulan sekali atau dua bulan sekali. Longsornya jalan menuju ke arah Guci, kecamatan Bumijawa dan kecamatan Bojong di sekitar Kalibakung-jembatan kali Gung sudah terjadi sejak awal Februari lalu. Kejadian tanah longsor , jalan ambrol dan jembatan putus memang sudah sering terjadi di daerah itu. Tetapi berbeda dengan kejadian-kejadian sebelumnya bila bencana itu terjadi, biasanya pemerintah dengan cepat merespon dan memperbaiki sarana yang rusak itu, tapi kali ini sungguh sangat berbeda, jalan yang rusak parah dan ambrol itu lama didiamkan dan cuman di timbun dengan sirtu (pasir batu) yang bersifat sementara dan terlihat asal urug saja.

post1.jpg

Bayangkan dari awal februari, sampe sekarang awal september (sekitar 7 bulan), transportasi dari dan menuju kecamatan Bojong, kecamatan Bumijawa dan Guci terganggu, berapa banyak kerugian yang harus ditanggung?!?. Bila dibandingkan dengan dana yang harus ditanggung pemerintah untuk memperbaiki sarana itu, mungkin sudah sebanding dengan kerugian yang diderita masyarakat karena rusaknya sarana tranportasi yang tidak kunjung diperbaiki itu. Seperti yang aku alami sendiri, sudah beberapa kali aku mudik karena aku harus mengadu nasib di semarang dan ketika aku pulang harus menemui jalan rusak itu lagi, sampe kapan motorku harus bergerilya dijalan yang ngga sepantesnya jalan menuju OW sekelas Guci?? Kenapa ngga cepet-cepet diperbaiki saja, biar kerugian masyarakat ngga terus bertambah, ngga tau atas pertimbangan apa sehingga pemerintah lambat untuk menyelesaikan masalah itu. Apakah maslah dana??!kalo iya, untuk apa pajak yang harus disetor tiap tahun, kemana pendapatan wisata Guci yang katanya terbersar di kabupaten Tegal untuk bidang wisata, kemana PAD (pendapatan asli daerah) lainnya??. Masa kabupaten Tegal yang besar ini dan kemarin baru merayakan ultahnyayang ke 406, ngga mampu memperbaiki kerusakan itu?! Padahal jalan itu merupakan jalan tercepat satu-satunya menuju wilayah kabupaten tegal di kaki Gunung Slamet itu dari Tegal, dan pariwisata ke Guci akan sangat terganggu bila jalan itu nga segera diperbaiki, serta biaya transportasi yang membumbung harus ditanggung masyarakat dari dan ke Bojong dan Bumijawa.

post2.jpg

Mungkin pemerintah perlu mengingat dan melaksanakan ajaran guru SD kita, yang mengajarkan bahwa bencana longsor, tanah ambrol dan banjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi. Ketika pemerintah harus berulangkali melakukan pekerjaan yang sama untuk memperbaiki jalan itu karena longsor, kenapa ngga kepikiran untuk menceganya saja agar longsor itu tidak terjadi. Solusi kongkritnya sih pemerintah mewajibkan masyarakat pemilik lahan lahan di sekitar situ untuk menanam pohon sebagai sarana reboisasi, atau kalo itu dirasa berat oleh pemilik lahan, pemerintah bisa membeli lahan di sekitar jalan yang biasa longsor itu untuk kemudian dilakukan reboisasi.

Monggo warga Tegal beropini disini…

24
Jul

Tahu Aci

   Posted by: arrie   in Kuliner

Tahu aci biasa dikenal juga dengan sebutan tahu Slawi, tahu yang berasal dari Slawi-Kabupaten Tegal. Tapi orang Slawi sendiri tak ada yang memproduksi tahu, penjualnya pun jarang ditemui. Tahu ini diproduksi di daerah Banjaran-Adiwerna.

Tahu aci merupakan makanan berbahan dasar tahu kuning, yang ditambahkan adonan aci (kanji) yang telah dibumbui dan ditambah sedikit irisan daun kucai. Yang khas, tahu aci rasanya gurih. Uniknya, tahu aci dibuat dari tahu kuning persegi dengan sisi sekitar 7 cm, kemudian dipotong secara diagonal membentuk segitiga sama kaki. Bekas potongan tadi, ditempeli aci hingga penuh, kemudian digoreng dengan minyak goreng panas yang banyak, sehingga tahunya matang di semua sisi.

 Tahu aci itu konvensionalnya, sekarang sudah dimodifikasi, jadi tahu plethok, yaitu tahu yang salah satu permukannya dibalut aci, kemudian digoreng kering. Ada juga keripik tahu, yang dijual dalam kemasan plastik per kilogram.

Read the rest of this entry »

13
Jul

Kiye lagune wong Tegal

   Posted by: traju   in Basa Tegal, Nyante

Batir-batir kabeh, kye enyong olih lagu sing kancane aku, lagune bocah hip-hop tegal ngagnggone full basa tegal, yooi pacoy nemenlah pokoke.Lagune sing gawe OPHI Tegal, mbuh nyong be ora patia paham kue wong Tegale ngendi. Sing pasti aku salut, soale wani gawe lagu nganggo basa Tegal sing logate medok banget. Isi lagune juga lumayan ana mutune, ora mung angger ceplos tapi yaa ana pesen moral sing pengin disampekena.

Aku pertama ngrungu lagu kiye jan ngakak-ngakak terus, soale lucu terus juga nggawe kemutan karo asal-muasale dewek. Bahasane pancen bener-bener tegal banget, aku sing wis radan suwe ning Semarang be mung bisa cengar-cengir tok kemutan bahasane dewek sing mbiyen biasa dienggo tapi saiki jarang nganggo maning. Kiye secuil cuplikan lirik lagune lucu bangetlah:

Balikan…balikan… balik Jakartanan 3x

Nembe tak rasani, jebul ana taksi, mbuka lawang mburi..

Eee…laguea bocahe 2x

Dasar bocah umure dawa, dirasani kok malah teka

Rupane balikan sing Jakarta, saiki nganggo kacamata

pengrasane deweke sapa, karo kanca ora nyapa, apa matane wis buta?!?

Kiye lagu indie, enyong melu mempublikasikena lagu kiye ben wong-wong Tegal pada ngerti, bahwasane ana bocah-bocah enom Tegal sing gelem nguri-nguri bahasa Tegal, sama sekali langka tujuan nggo bisnis. Kyeh monggo diunduh

13
Jul

Usulan Banner

   Posted by: bacteria   in Nyante

Ini aku coba buat banner buat nge-link langsung ke blog ini. Ini masih sementara mohon pendapatnya. Terima kasih.



12
Jul

Bandeng Bakar Madu

   Posted by: wisnuwardhana   in Kuliner

Kali ini saya mau bercerita tentang masakan sea food yang istimewa n ya ul banget…. namanya bandeng bakar madu. Tempatnya tu kalo dari kota Tegal sekitar 20 menit ke arah Jakarta, yaitu tepatnya di kawasan pantai Randusanga di Brebes. Dari jalan raya brebes ke arah utara sekitar 15 menit, tempatnya di kanan jalan, modelnya pake saung-saung gitu deh …

Di warung seafood bakar madu ini ternyata menyediakan berbagai macam jenis ikan, ada bawal, nila, kerapu ,kakap, n bandeng …. o iya ada juga udang dan semuanya itu bisa dibakar madu. mmmm…. udang yang besar besar di bakar dengan madu yang meresap ke dalam daging putihnya…. serasa maknyussssss…

Tempatnya pun aku rasa lumayan enak dengan saung saung dan angin pantai sepoi-sepoi amboi… anda bisa juga memancing sendiri dan memakan ikan hasil tangkapan anda sendiri. O iya , si empunya ini mengaku kalo warung seafoodnya buka 24 jam sehari.. so lumayan bukan buat menambah lokasi kuliner Tegal dan sekitarnya.