Posts Tagged ‘tegal’
Dua hari menjelang peringatan ke 80 Sumpah Pemuda kelak, tepatnya 26 Oktober 2008, dua wilayah yang menyandang predikat Tegal (Kota Tegal dan Kabupaten Tegal) serentak menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah. Jauh-jauh hari, hingar bingar pesta demokrasi itu sudah bergemuruh seiring dengan bereskalasinya suhu serta dinamika politik di wilayah yang membentang antara Laut Jawa hingga lereng Gunung Slamet ini. Ini adalah kali pertama penyelenggaraan PIlkada yang dilaksanakan secara langsung, setelah sebelumnya para kepala daerah tersebut ‘dipilihkan’ oleh para anggota legislatif daerah. Kebetulan, pemilihan dilaksanakan dalam suasana dunia yang tengah gagap menghadapi krisis keuangan yang dipicu ambruknya institusi keuangan di Amerika sana. Tentu saja terlalu jauh untuk meletakkan kondisi Tegal dalam barisan yang sejajar dengan pusaran krisis ini. Maka di sini kita akan melihatnya dalam konteks yang sangat lokal saja mengenai apa dan bagaimana harapan kita terhadap kandidat terpilih nantinya.
Namun sebelumnya, pertama sekali tentu saja kita berharap meningkatnya suhu politik di daerah ini tidak akan mengganggu semangat kebersamaan dan kekerabatan ‘wong tegal’ yang sudah kondang, jiwa gotong royong, blakasuta, dan etos kerja, dan suhu ini hanya mencapai puncaknya usai pelantikan. Setelah itu, ya kembali ke kesibukan masing-masing, ngasab.
Yang harus dicermati adalah, menurut saya, hendaknya siapapun yang kelak terpilih akan dapat membawa Tegal ke kancah persaingan dunia modern yang melek teknologi informasi, mampu menggali potensi lokal ke tingkat yang lebih tinggi sehingga Tegal dapat mengejar ketertinggalannya dari daerah lain. Selama ini, barangkali Tegal cukup puas hanya dengan trade mark Warteg sebagai simbol kegigihan dan kesuksesan kaum urban. Harus diakui, sumbangsih para pemilik dan pekerja warteg cukup besar dalam mendongkrak derajat perekonomian. Namun sejujurnyalah dalam konteks mewujudkan misi daerah, warga Tegal seharusnya bekerja menggali potensi daerah, mengembangkan asset lokal, tanpa harus (selalu) berbondong-bondong mendatangi kota-kota besar. Dan, bukankah kita bisa mengandalkan hal lain selain warteg? Read the rest of this entry »
Tags: pilkada tegal, tegal, warteg, Wisata